<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Contoh Makalah Jurnal Skripsi - Search Download</title>
	<atom:link href="http://makalahjurnalskripsi.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://makalahjurnalskripsi.com</link>
	<description>Contoh Makalah Jurnal Skripsi - Search Download</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Dec 2012 00:38:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.1</generator>
		<item>
		<title>Skripsi Sistem Informasi Pajak</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi-pajak/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi-pajak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 00:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Penghasilan Skripsi Sistem Informasi Pajak yang dikecualikan dari pengenaan PPh pasal 21 Tidak termasuk dalam pengertian penghasilan yang dipotong PPh pasal 21 adalah : 1.    Pembayaran asuransi dari perusahaan asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi dwiguna, Skripsi Sistem Informasi Pajak dan asuransi beasiswa. 2.    Penerimaan dalam bentuk natura dan kenikmatan dalam bentuk apapun yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penghasilan Skripsi Sistem Informasi Pajak yang dikecualikan dari pengenaan PPh pasal 21<br />
Tidak termasuk dalam pengertian penghasilan yang dipotong PPh pasal 21 adalah :<br />
1.    Pembayaran asuransi dari perusahaan asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, asuransi dwiguna, Skripsi Sistem Informasi Pajak dan asuransi beasiswa.<br />
2.    Penerimaan dalam bentuk natura dan kenikmatan dalam bentuk apapun yang diberikan oleh Wajib Pajak atau pemerintah kecuali yang diberikan Wajib Pajak yang dikenakan Pajak Penghasilan yang bersifat final dan Skripsi Sistem Informasi Pajak yang dikenakan Pajak Penghasilan berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit).<br />
3.    Iuran pensiun yang dibayarkan kepada dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan Menteri Keuangan dan iuran Jaminan Hari Tua kepada badan penyelenggara Jamsostek yang dibayar oleh pemberi kerja.<br />
4.    Zakat yang Skripsi Sistem Informasi Pajak diterima oleh pribadi yang berhak dari badan atau lembaga amal zakat yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah.<br />
Biaya jabatan dan biaya pensiun<br />
Biaya Skripsi Sistem Informasi Pajak Jabatan adalah biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan yang besarnya 5% dari penghasilan bruto, setinggi-tingginya RP. 1.296.000,00 setahun atau Rp. 108.000,00 sebulan.<br />
•    Jika pada awal tahun Skripsi Sistem Informasi Pajak sudah berstatus pegawai tetap, maka biaya jabatan dihitung dari bulan Januari sampai dengan akhir tahun saat yang bersangkutan berhenti bekerja.<br />
•    Jika seorang baru diangkat sebagai pegawai tetap dalam tahun takwim, maka biaya jabatan dihitung sejak bulan pengangkatan sampai akhir tahun atau saat berhenti bekerja.<br />
•    Jika seorang berhenti Skripsi Sistem Informasi Pajak bekerja dalam tahun takwim, maka biaya jabatan dihitung dari bulan Januari sampai dengan bulan saat yang bersangkutan berhenti bekerja.<br />
Biaya Pensiun adalah biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara     uang pensiun yang besarnya 5% dari penghasilan bruto berupa uang pensiun     setinggi-tingginya Rp. 432.000,00 setahun atau Rp. 36.000,00 sebulan Skripsi Sistem Informasi Pajak.</p>
<p>Tarif pajak dan pengenaannya<br />
Tarif pajak Skripsi Sistem Informasi Pajak yang berlaku beserta penerapannya menurut ketentuan dalam     pasal 21 Undang-Undang Pajak Penghasilan adalah sebagai berikut :<br />
1.    Tarif berdasarkan pasal 17 UU PPh, diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak dari<br />
a.    Pegawai tetap, termasuk Pejabat Negara, PNS, Anggota TNI/Polri, Pejabat negara lainnya, Pegawai BUMN dan BUMD, dan anggota dewan Skripsi Sistem Informasi Pajak komisaris atau dewan pengawas yang merangkap sebagai pegawai tetap pada perusahaan yang sama.<br />
b.    Penerima pensiun yang dibayarkan secara bulanan.<br />
c.    Pegawai tidak tetap, Skripsi Sistem Informasi Pajak pemegang, dan calon pegawai yang dibayarkan secara bulanan.<br />
d.    Distributor perusahaan multilevel marketing atau direct selling dan kegiatan sejenis lainnya.<br />
Penghasilan Kena Pajak dihitung Skripsi Sistem Informasi Pajak sebesar :<br />
Bagi Pegawai tetap adalah sebesar penghasilan bruto dikurangi dengan :<br />
•    Biaya Jabatan<br />
•    Iuran pensiun Skripsi Sistem Informasi Pajak yang dibayarkan sendiri oleh pegawai (termasuk iuran tabungan hari tua/jaminan hari tua).<br />
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).<br />
Bagi Penerima Pensiun yang dibayarkan secara bulanan adalah sebesar penghasilan bruto dikurangi dengan :<br />
•    Biaya pensiun<br />
•    PTKP Skripsi Sistem Informasi Pajak<br />
Bagi Pegawai tidak tetap, pemegang, dan calon pegawai yang dibayarkan secara bulanan adalah sebesar penghasilan brotu dikurangi dengan PTKP.<br />
Bagi distributor perusahaan multilevel marketing atau direct selling dan kegiatan sejenis lainnya adlah penghasilan Skripsi Sistem Informasi Pajak bruto setiap bulan dikurangi dengan PTKP per bulan.<br />
PPh pasal 21 = Penghasilan Kena Pajak x tarif pasal 17 UU PPh</p>
<p>2.    Tarif berdasarkan Skripsi Sistem Informasi Pajak pasal 17 UU PPh, diterapkan atas penghasilan bruto berupa :<br />
a.    Honorarium, uang saku, hadiah atau penghargaan dengan nama dan dalam bentuk apapun, komisi, beasiswa, dan pembayaran lain dengan nama sebagai imbalan atas jasa atau kegiatan yang jumlahnya dihitung tidak atas dasar banyaknya hari yang diperlukan untuk menyelesaikan jasa atau kegiatan yang diberikan yang diterima atau diperoleh dalam satu bulan takwim.<br />
b.    Honorarum yang diterima atau Skripsi Sistem Informasi Pajak diperoleh anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yang tidak merangkap sebagai pegawai tetap pada perusahaan yang sama, selama satu tahun takwim.<br />
c.    Jasa produksi, tantiem, gratifikasi, bonus yang diterima atau diperoleh mantan pegawai selama satu tahun takwim.<br />
d.    Penarikan dana pada Skripsi Sistem Informasi Pajak dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan, oleh peserta program pensiun sebelum memasuki masa pensiun yang diterima atau diperoleh selama satu tahun takwim.<br />
PPh pasal 21 = Penghasilan Bruto x tarif pasal 17 UU PPh</p>
<p>3.    Tarif sebesar 15%, Skripsi Sistem Informasi Pajak diterapkan atas perkiraan penghasilan neto yang dibayarakan atau terutang kepada tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas (pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris). Besarnya perkiraan penghasilan neto adalah 50% dari penghasilan bruto berupa honorarium atau imbalan lain dengan nama dan dalam bentuk apapun Skripsi Sistem Informasi Pajak.<br />
PPh pasal 21 = (Penghasilan Bruto x 50%) x 15%</p>
<p>4.    Tarif sebesar 5% diterapkan Skripsi Sistem Informasi Pajak atas upah harian, upah mingguan, upah satuan, upah borongan, dan uang saku harian yang jumlahnya melebihi Rp. 110.000,00 sehari tetapi tidak meebihi Rp. 1.100.000,00 dalam satu bulan takwim dan atau tidak dibayarakan secara bulanan.<br />
PPh pasal 21 sehari = (Skripsi Sistem Informasi Pajak Penghasilan Bruto Sehari – Rp. 110.000) x 5%</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi-pajak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skripsi Sistem Informasi Informatika</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi-informatika/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi-informatika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 00:34:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[skripsi informatika]]></category>
		<category><![CDATA[skripsi sistem informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=353</guid>
		<description><![CDATA[d.    Database Skripsi Sistem Informasi Informatika Data lebih daripada hanya bahan baku mentah sistem informasi. Konsep data telah diperluas oleh para manajer dan pakar sistem informasi. Mereka menyadari bahwa data dapat membentuk suatu sumber daya organisasi yang sangat berharga. Jadi, data harus dikelola secara efektif agar dapat memberi manfaat para pemakai akhir Skripsi Sistem Informasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>d.    Database Skripsi Sistem Informasi Informatika<br />
Data lebih daripada hanya bahan baku mentah sistem informasi. Konsep data telah diperluas oleh para manajer dan pakar sistem informasi. Mereka menyadari bahwa data dapat membentuk suatu sumber daya organisasi yang sangat berharga. Jadi, data harus dikelola secara efektif agar dapat memberi manfaat para pemakai akhir Skripsi Sistem Informasi Informatika dalam sebuah organisasi. Data dapat berupa banyak bentuk, termasuk Data alfanumerik tradisional, yang terdiri dari angka dan huruf serta karakter lainnya yang menjelaskan transaksi bisnis dan kegiatan serta identitas lainnya. Data text terdiri dari kalimat dan paragraf yang digunakan dalam menulis komunikasi, data gambar, seperti bentuk grafik dan angka, serta gambar video grafis, data audio, suara manusia dan suara lainnya yang merupakan juga Skripsi Sistem Informasi Informatika bentuk data yang penting.<br />
e.    Jaringan (Network )<br />
Teknologi telekomunikasi Skripsi Sistem Informasi Informatika dan jaringan seperti internet, intranet, dan ekstranet telah menjadi hal mendasar bagi operasi e-business dan e-commerce yang berhasil, untuk semua jenis organisasi dan dalam sistem informasi berbasis komputer. Jaringan telekomunikasi terdiri dari komputer, pemroses komunikasi, Skripsi Sistem Informasi Informatika dan peralatan lainnya yang dihubungkan satu sama lain melalui media komunikasi serta dikendalikan melalui software komunikasi. Sumber daya jaringan meliputi : Media Komunikasi dan Dukungan Jaringan. Contoh media komunikasi meliputi kabel twisted-pair, kabel tembaga, dan kabel optikal fiber, teknologi gelombang mikro, selular, dan satelit yang nirkabel. Sedangkan contoh dukungan jaringan meliputi pemroses komunikasi Skripsi Sistem Informasi Informatika seperti modem dan prosesor antar jaringan, serta software pengendali, seperi software sistem operasi jaringan dan penjelajah internet.</p>
<p>2.3    Sistem Strategi Skripsi Sistem Informasi Informatika<br />
Sistem strategi ialah yang digunakan perusahaan untuk meraih peluang lebih     baik, bagaimana menggunakan teknologi untuk meningkatkan keuntungan yang kompetitif. Masa kini, kemampuan bersaing dari bisnis     akan     sangat bergantung pada penggunaan teknologi informasi Skripsi Sistem Informasi Informatika.</p>
<p>2.4    Pengertian Gaji Skripsi Sistem Informasi Informatika<br />
Gaji adalah balas jasa atas faktor produksi tenaga kerja yang tidak dipengaruhi oleh produksi atau pembayaran atas penyerahan jasa yang Skripsi Sistem Informasi Informatika dilakukan oleh para karyawan. Gaji lebih banyak dipakai untuk para karyawan yang dibayar secara bulanan. Sedangkan upah adalah bayaran yang diberikan untuk para pekerja harian, diberikan pada para pekerja dan dibayarkan berdasarkan hari kerja.<br />
Beberapa pendapat mengenai Skripsi Sistem Informasi Informatika penggajian :<br />
1.    Mulyadi (1989, p377)<br />
“Gaji adalah pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan             oleh karyawan baik yang mempunyai jabatan  maupun                 karyawan  pelaksana”.<br />
2.    Rokmulyati (1983, p199)<br />
”Penggajian adalah suatu proses pemberian motivasi kepada             karyawan yang dilakukan secara periodik”.</p>
<p>Penghasilan yang didapat oleh seorang karyawan terdiri atas :<br />
1.    Gaji Pokok<br />
Besarnya gaji yang diberikan kepada karyawan sesuai dengan     jabatan  dan jasa yang diberikan pada perusahaan dan telah     ditetapkan gaji     pokok     minimum pada waktu karyawan  tersebut pertama kali bekerja Skripsi Sistem Informasi Informatika.<br />
2.    Insentive<br />
•    Uang makan dan transport<br />
Merupakan tambahan yang akan diterima karyawan selain dari             gaji pokoknya dan dihitung berdasarkan dari tingkat dan                 jabatannya sesuai dengan keahliannya dengan cara Skripsi Sistem Informasi Informatika                    perhitungannya adalah perhari namun diberikan pada setiap             menerima gaji.<br />
•    Uang lembur</p>
<p>Total jam lembur  x upah Skripsi Sistem Informasi Informatika lembur per jam</p>
<p>Keterangan :<br />
Total jam lembur Skripsi Sistem Informasi Informatika dihitung berdasarkan jumlah jam lembur karyawan selama 1 bulan. Upah lembur per jam dihitung berdasarkan ketentuan perusahaan.</p>
<p>3.    Tunjangan Skripsi Sistem Informasi Informatika<br />
Tunjangan diberikan kepada setiap karyawan berdasarkan     kebutuhannya     dan biasanya diberikan sebesar satu bulan gaji     karyawan.<br />
4.   Bonus Tahunan Skripsi Sistem Informasi Informatika<br />
Merupakan bonus yang diberikan kepada karyawan dalam setahun jika     perusahaan dalam posisi laba atau untung, yaitu setiap bulan desember, dan besarnya bonus yang diberikan sesuai dengan prestasi kerja setiap karyawan.</p>
<p>2.5     Pajak Skripsi Sistem Informasi Informatika<br />
Dasar hukum<br />
Dasar hukum yang digunakan dalam penghitungan pajak penghasilan, yaitu :<br />
1.     UU Nomor 16 Tahun 2000 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum dan Tata cara Perpajakan ;<br />
2.    UU Nomor 17 Tahun 2000 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Pengahasilan ;<br />
3.    PP Nomor 149 Tahun 2000 tentang Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Penghasilan Berupa Uang Pesangon, Uang Tebusan Pensiun, dan Tunjangan Hari Tua atau Jaminan Hari Tua ;<br />
4.    PP Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Yang Diterima Oleh Pekerja Sampai Dengan Sebesar Upah Minimum Propinsi atau Upah Minimum Kabupaten / Kota ;<br />
5.    PP Nomor 147 Tahun 2003 tentang Pajak Penghasilan Yang Ditanggung Oleh Pemerintah Atas Penghasilan Pekerja dari Pekerjaan. Skripsi Sistem Informasi Informatika<br />
6.    Keputusan Menteri Keuangan Nomor 70/KMK.03/2003 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Yang Diterima Oleh Pekerja Sampai Dengan Sebesar Upah Minimum Propinsi atau upah Minimum Kabupaten / Kota.<br />
7.    Keputusan Menteri Keuangan Nomor 486/KMK.03/2003 tentang Pajak Penghasilan Yang Ditanggung Oleh Pemerintah Atas Penghasilan Pekerja Dari Pekerjaan.<br />
8.    Keputusan Menteri Keuangan Skripsi Sistem Informasi Informatika Nomor 447/KMK.03/2002 tentang Bagian Penghasilan Sehubungan Dengan Pekerjaan Dari Pegawai Harian dan Mingguan Serta Pegawai Tidak Tetap Lainnya Yang Tidak Dikenakan Pemotongan Pajak Penghasilan.<br />
9.    Keputusan Direktur Skripsi Sistem Informasi Informatika Jenderal Pajak Nomor KEP-545/PJ./2000 tanggal 29 Desember 2000 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan Pasal 26 Sehubungan Dengan Pekerjaan, Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi.<br />
10.    Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-110/PJ./2003 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Yang Diterima Ole h Pekerja Samapi Dengan Sebesar Upah Minimum Propinsi Atau Upah Minimum Kabupaten / Kota. Skripsi Sistem Informasi Informatika</p>
<p>Pengertian pajak penghasilan<br />
Ketentuan Pasal 21/26 undang-undang pajak penghasilan mengatur tentang pembayaran pajak dalam tahun berjalan melalui pemotongan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak orang pribadi dalam Skripsi Sistem Informasi Informatika negeri/luar negeri sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan.<br />
Penerima penghasilan yang dipotong PPh pasal 21 antara lain :<br />
1.    Pejabat Negara, adalah :<br />
a.    Presiden dan Wakil Presiden. Skripsi Sistem Informasi Informatika<br />
b.    Ketua, Wakil Ketua, dan anggota DPR/MPR, DPRD Propinsi, dan DPRD Kabupaten Kota.<br />
c.    Ketua dan Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan.<br />
d.    Ketua, Wakil Ketua, Ketua Muda, dan Hakim Mahkamah Agung.<br />
e.    Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Agung.<br />
f.    Menteri dan Menteri Negara.<br />
g.    Jaksa Agung.<br />
h.    Gubernur dan Wakil Gubernur Skripsi Sistem Informasi Informatika Kepala Daerah Propinsi.<br />
i.    Bupati dan Wakil Bupati Kepala Daerah Kabupaten<br />
j.    Walikota dan Wakil Walikota Kepala Daerah Kota.<br />
2.    Pegawai Negeri Sipil (PNS), adalah PNS-Pusat, PNS-Daerah, dan PNS lainnya yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah sebagaimana diatur dalam UU Nomor 8 tahun 1974.<br />
3.    Pegawai, adalah setiap orang pribadi Skripsi Sistem Informasi Informatika yang melakukan pekerjaan berdasarkan perjanjian atau kesepakatan kerja baik tertulis maupun tidak tertulis termasuk yang melakukan pekerjaan dalam jabatan negeri atau BUMN atau BUMD.<br />
4.    Pegawai Tetap, adalah orang Skripsi Sistem Informasi Informatika pribadi yang bekerja pada pemberi kerja yang menerima atau memperoleh gaji dalam jumlah tertentu secara berkala, termasuk anggota dewan komisaris dan anggota dewan pengawas yang secara teratur dan terus-menerus ikut mengelola kegiatan perusahaan secara langsung.<br />
5.    Pegawai dengan status Wajib Pajak Skripsi Sistem Informasi Informatika Luar Negeri, adalah orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia tidak lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan yang menerima atau memperoleh gaji, honorarium dan atau imbalan lain sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan.<br />
6.    Tenaga Lepas, adalah Skripsi Sistem Informasi Informatika orang pribadi yang bekerja pada pemberi kerja yang hanya menrima imbalan apabila orang pribadi yang bersangkutan bekerja.<br />
7.    Penerima Pensiun, adalah orang pribadi atau ahli warisnya yang menrima atau memperoleh imbalan untuk pekerjaan yang dilakukan di masa lalu, termasuk orang pribadi atau ahli warisnya yang menerima Tabungan Hari Tua atau Tunjangan Hari Tua Skripsi Sistem Informasi Informatika.<br />
8.    Penerima Honorarium, adalah orang pribadi yang menerima atau memperoleh imbalan sehubungan dengan jasa, jabatan, atau kegiatan yang dilakukannya.<br />
9.    Penerima Upah, adalah seorang pribadi yang menerima upah harian, upah mingguan, upah borongan, atau Skripsi Sistem Informasi Informatika upah satuan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi-informatika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skripsi Sistem Informasi</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 00:31:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[skripsi sistem informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Skripsi Sistem Informasi 2.2 Sistem Informasi Berbasis Komputer Berdasarkan pendapat O’Brien (2005, p5) sistem informasi berbasis komputer ialah sistem informasi yang menggunakan teknologi komputer dan telekomunikasi untuk melakukan sebagian tugas atau seluruh tugas yang ditujukan untuk suatu perusahaan. Contohnya: pada kasus Amazon.com yang mencapai keberhasilan bisnis akibat menggunakan teknologi informasi dan berkonsentrasi pada sistem informasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Skripsi Sistem Informasi 2.2	Sistem Informasi Berbasis Komputer</p>
<p>Berdasarkan pendapat O’Brien (2005, p5) sistem informasi berbasis komputer ialah sistem informasi yang menggunakan teknologi komputer dan telekomunikasi untuk melakukan sebagian tugas atau seluruh tugas yang ditujukan untuk suatu perusahaan. Contohnya: pada kasus Amazon.com yang mencapai keberhasilan bisnis akibat menggunakan teknologi informasi dan berkonsentrasi pada sistem informasi berbasis komputer. Skripsi Sistem Informasi</p>
<p>	Komponen Sistem Informasi Berbasis Komputer :</p>
<p>Menurut O’Brien (2005, p34) model sistem informasi ini memperlihatkan hubungan antar komponen dan aktivasi sistem 	informasi. Model tersebut memberikan kerangka kerja yang menekankan 	pada empat konsep utama yang dapat diaplikasikan ke semua jenis sistem informasi. Empat konsep utama tersebut adalah :  Skripsi Sistem Informasi</p>
<p>1.	Manusia, hardware, software, data dan jaringan adalah lima sumber daya dasar 	sistem informasi.</p>
<p>2.	Skripsi Sistem Informasi Sumber daya manusia meliputi pemakai akhir dan pakar sistem informasi, sumber daya hardware terdiri dari mesin dan media, sumber daya software meliputi baik program maupun prosedur, sumber daya data yang dapat meliputi dasar data dan pengetahuan, serta sumber daya jaringan yang meliputi media komunikasi dan jaringan.</p>
<p>3.	Sumber daya data diubah melalui aktivasi pemrosesan informasi menjadi berbagai produk informasi bagi pemakai akhir. Skripsi Sistem Informasi</p>
<p>4.	Pemrosesan informasi terdiri dari aktivasi input dalam sistem, pemrosesan, 	output, penyimpanan, dan pengendalian.</p>
<p>Adapun kelima komponen sistem informasi berbasiskan komputer,yaitu:</p>
<p>a.	Manusia ( Pemakai Akhir )Skripsi Sistem Informasi</p>
<p>Orang – orang yang menggunakan sistem informasi atau informasi yang dihasilkan sistem tersebut. Mereka dapat berupa pelanggan, tenaga penjual, teknisi, staff administrasi, akuntan, atau para manajer. Sebagian besar pemakai akhir dalam dunia bisnis adalah pekerja ahli yaitu orang – orang yang menghabikan sebagian besar waktunya untuk berkomunikasi dan bekerja sama dalam tim serta kelompok kerja, dan membuat, Skripsi Sistem Informasi menggunakan, menyebarkan informasi.</p>
<p>b.	Perangkat keras ( Hardware ) Skripsi Sistem Informasi</p>
<p>Meliputi semua peralatan dan bahan fisik yang digunakan dalam pemrosesan informasi. Secara khusus hardware Skripsi Sistem Informasi tidak hanya meliputi mesin, tetapi juga semua media data, yaitu objek berwujud temat data dicatat dari lembaran kertas hingga disk magnetis atau optikal. Contoh hardware dalam sistem informasi berbasis komputer adalah  Sistem komputer yang terdiri dari unit pemrosesan pusat yang berisi pemrosesan mikro, dan berbagai peralatan periferal yang saling berhubungan. Contohnya adalah sistem Skripsi Sistem Informasi komputer palmtop, laptop, atau desktop, sistem komputer berskala menengah atau sistem komputer mainframe besar. Periferal komputer yang berupa peralatan seperti keyboard, mouse elektronik untuk input data dan perintah, layar video, atau printer untuk output informasi, dan disk magnetis atau optikal untuk menyimpan sumber daya data. Skripsi Sistem Informasi</p>
<p>c.	Piranti Lunak Skripsi Sistem Informasi ( Software)</p>
<p>Meliputi semua rangkaian perintah pemrosesan informasi. Konsep umum software ini tidak hanya meliputi rangkaian perintah operasi Skripsi Sistem Informasi yang disebut program, dengan hardware komputer pengendalian dan langsung, tetapi juga rangkaian perintah pemrosesan informasi yang disebut prosedur yang dibutuhkan orang-orang. Merupakan hal yang penting untuk dipahami bahwa bahkan sistem informasi yang tidak menggunakan komputer memiliki komponen sumber daya software. Hal ini benar bahkan untuk sistem informasi terdahulu, atau Skripsi Sistem Informasi untuk sistem informasi berbasis mesin dan manual yang masih digunakan saat ini. Mereka semua membutuhkan sumber daya software dalam bentuk perintah pemrosesan informasi dan prosedur agar dapat memproses serta menyebarkan informasi bagi para pemakai. Contoh  software antara lain :  Software sistem, seperti program sistem operasi, Skripsi Sistem Informasi yang mengendalikan serta mendukung operasi sistem komputer. Software aplikasi, yang memprogram pemrosesan langsung bagi pengguna tertentu komputer oleh pemakai akhir. Contohnya adalah program analisis penjualan, program penggajian, dan program pengolah kata (word processing). Prosedur, yang mengoperasikan perintah bagi orang – orang yang akan menggunakan sistem informasi. Contohnya adalah perintah untuk mengisi formulir kertas, atau menggunakan Skripsi Sistem Informasi software.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sistem-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skripsi Teknik Mesin</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-teknik-mesin/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-teknik-mesin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2012 05:33:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[    Kompresor Skripsi Teknik Mesin Dari hasil perhitungan diperoleh daya yang diperlukan sebesar 1,62 kW. Maka dipilih kompresor  hermatik yang dibuat untuk unit berkapasitas rendah, sampai 7,5 kW.     Pipa Kapiler Skripsi Teknik Mesin Pada data eksiting didapat panjang pipa kapiler 1 m dari hasil pengukuran sedangkan pada hasil perancangan ulang didapat panjang pipa kapiler [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>    Kompresor Skripsi Teknik Mesin<br />
Dari hasil perhitungan diperoleh daya yang diperlukan sebesar 1,62 kW. Maka dipilih kompresor  hermatik yang dibuat untuk unit berkapasitas rendah, sampai 7,5 kW.<br />
    Pipa Kapiler Skripsi Teknik Mesin<br />
Pada data eksiting didapat panjang pipa kapiler 1 m dari hasil pengukuran sedangkan pada hasil perancangan ulang didapat panjang pipa kapiler 1,2 m dengan diameter 2 mm. Perbedaan disebabkan karena adanya pemakaian diameter yang berbeda dan kemungkinan perbedaan pada data perancangan eksisting. Skripsi Teknik Mesin<br />
Dan hasil perancangan ulang sebagai berikut :<br />
1.    Kondisi rancangan<br />
Dalam perancangan ini diambil kondisi udara ruangan  770F (250C)  dengan kelembaban relatif 55% dan temperatur udara luar 91,580F  (33,10C) dengan kelembaban relatif  72%. Skripsi Teknik Mesin<br />
2.    Rerigeran<br />
Jenis R 22</p>
<p>3.    Coefficient Of Performance ( COP ) Skripsi Teknik Mesin<br />
Dari hasil perhitungan didapat COP mesin 4,34<br />
4. Dimensi perancangan<br />
a)    Evaporator hasil rancangan<br />
    Kapasitas panas buang     : 5563,39 W<br />
    Tebal pipa terpakai        : 1 mm<br />
    Diameter dalam pipa        : 0,0107 m<br />
    Diameter luar pipa            : 0,0127 m<br />
    Susunan pipa          :Triangular<br />
    Panjang pipa per lintasan    : 0,77 m<br />
    Tebal sirip         : 0,00033 m<br />
    Tinggi sirip         : 0,006 m<br />
    Jumlah sirip tiap in        : 8<br />
    Bahan pipa         : Tembaga<br />
    Bahan sirip         :Aluminium<br />
    Banyaknya lintasan pipa     :25<br />
    Jenis         : Compact Heat Exchanger<br />
    Tebal pipa minimum         : 0,092 mm<br />
    Dimensi plenum (m)        : 0,79 x 0,032 x 0,72</p>
<p>b)    Kondensor hasil rancangan<br />
    Kapasitas panas buang    :6897 W<br />
    Diameter dalam pipa        :0,0109 m<br />
    Diameter luar pipa        :0,0127 m<br />
    Tebal pipa terpakai        :1 mm<br />
    Susunan pipa             :Triangular<br />
    Tebal sirip            :0,00033 m<br />
    Tinggi sirip            :0,006 m<br />
    Jumlah sirip tiap in        : 8<br />
    Bahan sirip            : Aluminium<br />
    Bahan pipa             : Tembaga<br />
    Lintasan pipa            : 40<br />
    Jenis                 : Compact Heat Exchanger<br />
    Dimensi plenum (m)        : 0,86 x 0,032 x 0,72<br />
    Tebal pipa minium        : 0,33 mm</p>
<p>c) Kompresor Skripsi Teknik Mesin<br />
Kompresor yang digunakan sama dengan kompresor eksiting perbedaan hanya pada daya yang diperlukan untuk menggerakan kompresor :<br />
    Daya Eksiting         :1550 W<br />
    Daya perancangan ulang     :1620 W Skripsi Teknik Mesin</p>
<p>d) Pipa kapiler Skripsi Teknik Mesin<br />
Diameter pipa kapiler hasil rancangan 2 mm dan panjangnya 1,2 m.</p>
<p>5.2 SARAN Skripsi Teknik Mesin<br />
1)    Dalam pencarian data eksiting sebaiknya bukan hanya dari pengukuran manual tetapi juga sebaiknya dilihat juga dari manual book mesin yang akan dirancang ulang.  Skripsi Teknik Mesin<br />
2)    Untuk pemanfaatan energi sebaiknya AC perlu dimodifikasi misalnya dengan memanfatkan panas refrigeran sebelum refrigeran masuk ke kondensor.<br />
3)    Dalam perancangan sebaiknya ada pemilihan Skripsi Teknik Mesin refrigeran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-teknik-mesin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skripsi Sosiologi Dayak</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sosiologi-dayak/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sosiologi-dayak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2012 01:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[suku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[BAB V Skripsi Sosiologi Dayak KESIMPULAN DAN SARAN A.    Kesimpulan Skripsi Sosiologi Dayak Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan tentang modifikasi tata rias pengantin Dayak Maanyan Kalimantan Tengah yang ditinjau dari bentuk sanggul, aksesorisnya dan busana adalah sebagai berikut : Skripsi Sosiologi Dayak 1.    Dari aspek bentuk sanggul a.    Hasil eksperimen I dinyatakan sesuai oleh panelis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BAB V Skripsi Sosiologi Dayak<br />
KESIMPULAN DAN SARAN</p>
<p>A.    Kesimpulan Skripsi Sosiologi Dayak<br />
Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan tentang modifikasi tata rias pengantin Dayak Maanyan Kalimantan Tengah yang ditinjau dari bentuk sanggul, aksesorisnya dan busana adalah sebagai berikut : Skripsi Sosiologi Dayak<br />
1.    Dari aspek bentuk sanggul<br />
a.    Hasil eksperimen I dinyatakan sesuai oleh panelis yang berjumlah 19 panelis atau sebesar 63,3%.<br />
b.    Hasil eksperimen II dinyatakan sesuai oleh panelis yang berjumlah 19 panelis atau sebesar 63,3%.<br />
Dari kedua eksperimen yang telah dilakukan bahwa bentuk sanggul pada modifikasi tata rias pengantin Dayak Maanyan Kalimantan Tengah sama-sama dinyatakan oleh panelis sesuai yaitu sebesar 63,3% atau sebanyak 19 orang panelis. Skripsi Sosiologi Dayak<br />
2.    Dari Aspek Aksesoris<br />
a.    Hasil eksperimen I dinyatakan sesuai oleh panelis yang berjumlah 21 panelis atau sebesar 70%.<br />
b.    Hasil eksperimen II dinyatakan sesuai oleh panelis yang berjumlah 17 panelis atau sebesar 56,6%. Skripsi Sosiologi Dayak<br />
Dari kedua eksperimen yang telah dilakukan bahwa aksesoris pada modifikasi tata rias pengantin Dayak Maanyan Kalimantan Tengah dinyatakan oleh panelis sesuai. Namun pada eksperimen I jumlah panelis yang menyatakan sesuai terhadap aksesoris pada modifikasi tata rias pengantin Dayak Maanyan Kalimantan Tengah lebih banyak, yaitu sebesar 70%% atau sebanyak 21 orang panelis.<br />
3.    Dari Aspek Busana  Skripsi Sosiologi Dayak<br />
a.    Hasil eksperimen I dinyatakan sesuai oleh panelis yang berjumlah 17 panelis atau sebesar 56,6%.<br />
b.    Hasil eksperimen II dinyatakan sesuai oleh panelis yang berjumlah 19 panelis atau sebesar 63,3%. Skripsi Sosiologi Dayak<br />
Dari kedua eksperimen yang telah dilakukan bahwa busana pada modifikasi tata rias pengantin Dayak Maanyan Kalimantan Tengah dinyatakan oleh panelis sesuai. Namun pada eksperimen II jumlah panelis yang menyatakan sesuai terhadap busana pada modifikasi tata rias pengantin Dayak Maanyan Kalimantan Tengah yaitu sebesar 63,3% atau sebanyak 19 orang panelis.</p>
<p>B.    Saran Skripsi Sosiologi Dayak<br />
Dari penelitian yang telah dilakukan perlu dikemukakan saran-saran sebagai berikut :<br />
1.    Dalam memodifikasi, baik bila dikembangkan kreatifitas baik itu dalam hal bentuk sanggul, aksesorisnya dan busana tetapi hendaknya tetap tidak meninggalkan keaslian atau ciri khas dari obyek yang ingin dimodifikasikan.<br />
2.    Sebelum menyanggul, tidak ada salahnya terlebih dahulu melihat bentuk wajah dan perawakan sipemakai.<br />
3.    Hendaknya diperhatikan keserasian dari keseluruhan pemakaian dari segi sanggul, tata rias, busana dan aksesorisnya sehingga menjadikan satu kesatuan yang indah Skripsi Sosiologi Dayak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-sosiologi-dayak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skripsi Ilmu Tanah Pertanian</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-ilmu-tanah-pertanian/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-ilmu-tanah-pertanian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2012 23:56:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Hasil analisis contoh tanah menunjukkan kadar N-total (%) Skripsi Ilmu Tanah Pertanian termasuk dalam kriteria tinggi  hingga sangat tinggi. Sumber Nitrogen yang utama adalah bahan organi, Nitrogen dalam tanah berasal dari bahan organik tanah (Hardjowigeno, 1995). Dari hasil analisis yang diperoleh terlihat bahwa kandungan N-total pada tanah lapisan atas lebih tinggi dari tanah lapisan bawahnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hasil analisis contoh tanah menunjukkan kadar N-total (%) Skripsi Ilmu Tanah Pertanian termasuk dalam kriteria tinggi  hingga sangat tinggi. Sumber Nitrogen yang utama adalah bahan organi, Nitrogen dalam tanah berasal dari bahan organik tanah (Hardjowigeno, 1995). Dari hasil analisis yang diperoleh terlihat bahwa kandungan N-total pada tanah lapisan atas lebih tinggi dari tanah lapisan bawahnya. Lebih rendahnya kandungan N-total pada lapisan bawah gambut dikarenakan keadaan yang Skripsi Ilmu Tanah Pertanian selalu jenuh air.<br />
No.    Sampel<br />
Tanah Gambut    Kedalaman<br />
(cm)    Na<br />
(me/100 g)    Ec<br />
(mhos)<br />
1.<br />
1<br />
0 – 100<br />
300 – 400    0,44<br />
0,33    0,810<br />
1,090<br />
2.<br />
4<br />
0 – 100<br />
200 – 300    0,33<br />
0.44    0,890<br />
1,710<br />
3.<br />
6<br />
0 – 100<br />
400 – 500    0,33<br />
0,55    1,350<br />
1,260<br />
4.    9    0 – 100<br />
400 – 500    0,44<br />
0,55    1,140<br />
1.410</p>
<p>Na, Kadar Na berkisar antara Skripsi Ilmu Tanah Pertanian kriteria rendah sampai sedang.<br />
Ec, Berdasarkan hasil analisis contoh tanah lokasi penelitian termasuk dalam topologi salin ringan (&lt;1) hingga sedang (1-4)<br />
Na, Kadar Na berkisar antara kriteria rendah sampai sedang. Ec, Skripsi Ilmu Tanah Pertanian Berdasarkan hasil analisis contoh tanah lokasi penelitian termasuk dalam topologi salin ringan (&lt;1) hingga sedang (1-4).<br />
Pirit, pada lokasi penelitian reaksi tanah terhadap peroksida sangat cepat ini menunjukkan kadar pirit yang tergolong tinggi (potensi sulfat) terdapat pada lapisan tanah mineral di bawah gambut. Skripsi Ilmu Tanah Pertanian Tanah mineral di bawah gambut memiliki tekstur liat dengan warna 5G 6/2.<br />
No.    Sampel<br />
Tanah Gambut    Kedalaman<br />
(cm)    C-Organik<br />
(%)    BO<br />
(%)<br />
1.<br />
1<br />
0 – 100<br />
300 – 400    35,59<br />
31,48    61,35716<br />
54,27152<br />
2.<br />
4<br />
0 – 100<br />
200 – 300    27,96<br />
26,12    48,20304<br />
45,03088<br />
3.<br />
6<br />
0 – 100<br />
400 – 500    32,75<br />
32,01    56,461<br />
55,18524<br />
4.    9    0 – 100<br />
400 – 500    36,06<br />
30,91    62,16744<br />
53,28884</p>
<p>No.    Sampel<br />
Tanah Gambut    Kedalaman<br />
(cm)    Kadar Abu<br />
(%)    BO<br />
(%)<br />
1.<br />
1<br />
0 – 100<br />
300 – 400    5,86<br />
5,43    61,357<br />
54,272<br />
2.<br />
4<br />
0 – 100<br />
200 – 300    7,59<br />
5,39    48,203<br />
45,031<br />
3.<br />
6<br />
0 – 100<br />
400 – 500    5,51<br />
5,72    56,461<br />
55,185<br />
4.    9    0 – 100<br />
400 – 500    6,22<br />
4,09    62,167<br />
53,289</p>
<p>Abu (%), Dari data analisis tanah, terlihat bahwa Skripsi Ilmu Tanah Pertaniankadar abu tergolong rendah. Hal ini menunjukkan tanah gambut pada lokasi penelitian tergolong gambut dalam dengan tingkat pelapukan yang belum lanjut. Kadar abu gambut yang belum terganggu tergolong rendah, peningkatan intensitas pertanian Skripsi Ilmu Tanah Pertanian dapat meningkatkan kadar abu seiring dengan meningkatnya mineralisasi tanah, (Noor, 2001).</p>
<p>No.    Sampel<br />
Tanah Gambut    Ketebalan Gambut<br />
(cm)    Genangan<br />
(cm)    Tingkat Kematangan    Warna tanah<br />
1.<br />
1    400    -15    Hemik<br />
Fibik    10YR 3/1<br />
10YR 3/2<br />
2.<br />
2    300    -20    Hemik<br />
Fibik    10YR 3/1<br />
10YR 3/2<br />
3.<br />
3    150    0    Hemik<br />
Hemik    10YR 3/1<br />
10YR 3/2<br />
4.    4    300    -30    Hemik<br />
Hemik    10YR 2/1<br />
10YR 3/1<br />
5.    5    500    - 50    Hemik<br />
Fibik    10YR 3/1<br />
10YR 3/2<br />
6.    6    &gt;500    -50    Hemik<br />
Hemik    10YR 3/1<br />
10YR 3/2<br />
7.    7    &gt;500    -50    Hemik<br />
Fibik    10YR 3/1<br />
10YR 3/2<br />
8.    8    &gt;500    -10    Hemik<br />
Fibik    10YR 3/1<br />
10YR 3/2<br />
9.    9    &gt;500    -5    Hemik<br />
Fibrik    10YR 2/1<br />
10YR 3/3<br />
10.    10    &gt;500    -5    Hemik<br />
Hemik    10YR 3/1<br />
10YR 3/2</p>
<p>Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ketebalan gambut pada lokasi penelitian berkisar dari gambut tengahan hingga sangat dalam. Gambut terdalam pada titik pengamatan 6,7,8,9, dan 10 (lebih dari 5 m). Gambut tengahan terdapat pada titik pengamatan 3, gambut dalam terdapat pada titik pengamatan 2 dan 4, dan gambut sangat dalam berada pada titik pengamatan 1,5,6,7,8,9, dan 10. Skripsi Ilmu Tanah Pertanian</p>
<p>Rawa, lokasi penelitian termasuk Skripsi Ilmu Tanah Pertanian lahan rawa lebak tengahan. Tinggi genangan dapat mencapai lebih dari 100cm pada saan nusim hujan. Nanun pada saat pengamatan dilakukan permukaan air tanah di bawah permukaan gambut, hal ini dikarenakan musim kemarau.<br />
Warna, warna gambut lapisan atas lebih gelap dari lapisan bawahnya hal ini dikarenakan bagian atas gambut lebih terdekomposisi, dan sebagian lokasi pengamatan telah terbakar. Skripsi Ilmu Tanah Pertanian<br />
Kriteria Penilaian Sifat Kimia Tanah<br />
Sifat tanah    SR    R    S    T    ST<br />
C-organik (%)<br />
N-total  (%)<br />
Nisbah C/N<br />
P2O5-Bray (µg g-1)<br />
KTK (cmol (+) kg-1)<br />
K-dd (cmol (+) kg-1)<br />
Na-dd (cmol (+) kg-1)<br />
Mg-dd (cmol (+) kg-1)<br />
Ca-dd (cmol (+) kg-1)<br />
Kejenuhan basa  (%)<br />
Kejenuhan Al  (%)    &lt;1,00<br />
&lt;0,1<br />
&lt;5<br />
&lt;10<br />
&lt;5<br />
&lt;0,1<br />
&lt;0,1<br />
&lt;0,4<br />
&lt;2<br />
&lt;20<br />
&lt;5    1,00-2,00<br />
0,1-0,2<br />
5-10<br />
10-15<br />
5-16<br />
0,1-0,3<br />
0,1-0,3<br />
0,4-1,0<br />
2-5<br />
20-35<br />
5-50    2,01-3,00<br />
0,21-0,50<br />
11-15<br />
16-25<br />
17-24<br />
0,4-0,5<br />
0,4-0,7<br />
1,1-2,0<br />
6-10<br />
36-50<br />
21-30    3,01-5,00<br />
0,51-0,75<br />
16-25<br />
26-35<br />
25-40<br />
0,6-1,0<br />
0,8-1,0<br />
2,1-8,0<br />
11-20<br />
51-70<br />
31-60    &gt;5,00<br />
&gt;0,75<br />
&gt;25<br />
&gt;35<br />
&gt;40<br />
&gt;1,00<br />
&gt;1,00<br />
&gt;8,00<br />
&gt;20<br />
&gt;70<br />
&gt;60<br />
pH – H2O    SM    M    AM    N    AB    B<br />
&lt;4,5    4,5-5,5    5,6-6,5    6,6-7,5    7,6-8,5    &gt;8,5<br />
Keterangan :    SM    =  Sangat Masam        M    =  Masam<br />
AM    =  Agak Masam        N    =  Netral<br />
AB    =  Agak Basa            B    =  Basa<br />
SR    =  Sangat Rendah        R    =  Rendah<br />
ST    =  Sangat Tinggi        S    =  Sedang<br />
T    =  Tinggi</p>
<p>Sumber :  Skripsi Ilmu Tanah Pertanian Pusat Penelitian Tanah,  1983.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-ilmu-tanah-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Daftar Pustaka Skripsi Pendidikan</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-daftar-pustaka-skripsi-pendidikan/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-daftar-pustaka-skripsi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2012 23:38:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[daftar pustaka]]></category>
		<category><![CDATA[daftar pustaka pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[DAFTAR PUSTAKA Abruscato, J. 1999. Teaching Children Science: A Discovery Approach. New York: Allyn and Bacon. Arends, R. I. 1997. Classroom Instruction and Management. New York: McGraw Hill Companies. Arends, R. I. 2001. Learning to Teach. New York: McGraw Hill Companies. Arikunto, S. 1991. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Azizy, A. 2002. “Memberdayakan pesantren [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DAFTAR PUSTAKA<br />
Abruscato, J. 1999. Teaching Children Science: A Discovery Approach. New<br />
York: Allyn and Bacon.<br />
Arends, R. I. 1997. Classroom Instruction and Management. New York: McGraw<br />
Hill Companies.<br />
Arends, R. I. 2001. Learning to Teach. New York: McGraw Hill Companies.<br />
Arikunto, S. 1991. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.<br />
Azizy, A. 2002. “Memberdayakan pesantren dan madrasah”. Editor; Ismail, S.M.,<br />
Nurul Huda, &amp; Abdul Kholik. Dinamika Pesantren dan Madrasah.<br />
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.<br />
Borich, G.D. 1994. Observation Skill for Effective Teaching. New York:<br />
Macmillan Publishing Company.<br />
Budiningarti, H. 1998. “Pengembangan Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe<br />
Jigsaw Pada Pengajaran Fisika di SMU”. Tesis Magister Pendidikan, PPs<br />
IKIP Surabaya.<br />
Carin, A. 1993. Teaching Modern Science. New York: Macmillan Publishing<br />
Company.<br />
Depdikbud. 1993. Garis-garis Besar Program Pengajaran Sekolah Menengah<br />
Umum. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik<br />
Indonesia.<br />
________ 1995. Kurikulum Sekolah Menengah Umum: Petunjuk Teknis Mata<br />
Pelajaran Biologi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan<br />
Republik Indonesia.<br />
Gronlund, N.E. 1995. How to Write and Use Instructional Objectives Fifth<br />
Edition. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall Inc.<br />
Gronlund, N.E. 1982. Constructing Achievement Test. Englewood Cliffs, New<br />
Jersey: Prentice Hall Inc.<br />
Howe, A.C. &amp; Jones, L. 1993. Engaging Children in Science. New York:<br />
Macmilan Publishing Company.<br />
Ibarat, T., Melani, K., &amp; Bagod, S., 2000. Prestasi Biologi I. Bandung: Ganeca<br />
Exact.<br />
130<br />
Ibrahim, M., Fida R., Nur, M. dan Ismono. 2000. Pembelajaran Kooperatif.<br />
Surabaya: Unesa Press.<br />
Karim, 2000. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Pusat Kurikulum<br />
Balitbang Diknas.<br />
Karmana, O., 2002. Biologi untuk SMU Kelas I. Berdasarkan Suplemen GBPP<br />
1999, Pembelajaran Mengarah pada Kurikulum Berbasis Kompetensi.<br />
Bandung: Grafindo Media Pratama.<br />
Kemp, J.E., G.R. Morisson, &amp; Steven M. R. 1994. Designing Effective<br />
Instruction. New York: Macmillan College Publishing Company.<br />
Lederer, R.J. (1985) Ecology and Field Biology. California: The<br />
Benjamin/Cummings Publishing Company, Inc.<br />
Lie, A., 1994. Jigsaw: A Cooperative Learning Method for the Reading Class.<br />
Waco, Texas: Phi Delta Kappa Society.<br />
Lungdren, L. 1994. Cooperative Learning in The Science Classroom. New York:<br />
McGraw Hill Companies.<br />
Madrasah Aliyah Putri NW Narmada. 2002. Laporan Tahunan Lulusan MA Putri<br />
NW Narmada. Lombok Barat: Ponpes Nurul Haramain Putri NW.<br />
Magfurin, A. 2002. “Pesantren: Model pendidikan masa depan”. Editor; Ismail,<br />
S.M., Nurul Huda, &amp; Abdul Kholik. Dinamika Pesantren dan Madrasah.<br />
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.<br />
Muhtarom. 2002. “Urgensi pesantren dalam pembentukan kepribadian muslim”.<br />
Editor; Ismail, S.M., Nurul Huda, &amp; Abdul Kholik. Dinamika Pesantren<br />
dan Madrasah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.<br />
Nur, M. 1999a. “Perangkat Pembelajaran Sains Mampu Memenuhi Kebutuhan<br />
Individu”. Makalah Disampaikan pada Presentasi Hasil Program Remedial<br />
di Ditdikmenum Jakarta, Universitas Negeri Surabaya.<br />
Nur, M. 1999b. Developing of Science Instructional Model Using Process<br />
Approach to Increase Student Reasoning and Thinking Ability, Suplement<br />
1.0. Project URGE Batch III 1996/1997. Directorate General of Higher<br />
Education, Ministry of Education and Culture.<br />
Pendi, S. 2002. “Pembelajaran Fisika Dasar II Pokok Bahasan Arus Listrik dan<br />
Rangkaian Listrik Arus Searah dengan Menggunakan Model Pembelajaran<br />
Kooperatif Tipe Jigsaw”. Tesis Magister Pendidikan, PPs Universitas<br />
Negeri Surabaya.<br />
Pratiwi, D.A., Sri, M., Srikini, Suharno, &amp; Bambang, S. 2000. Buku Penuntun<br />
Biologi Untuk SMU Kelas I. Jakarta: Erlangga.<br />
131<br />
Setyanigsih, S. 1999. “Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan<br />
Kualitas Proses dan Hasil PBM Biologi Kelas IIIB di SLTP GIKI 2<br />
Surabaya”. Tugas Akhir, FPMIPA IKIP Surabaya.<br />
Slavin. 1995. Cooperative Learning Theory. Second Edition. Massachusetts:<br />
Allyn and Bacon Publisher.<br />
Slavin. 1994. Educational Psychology, Theory and Practice. Needham Heights:<br />
Allyn &amp; Bacon.<br />
Suparno, P. 1997. Filsafat Konstruktivis dalam Pendidikan. Jakarta: Penerbit<br />
Kanisius.<br />
Thompson, M., McLaughlin, C.W., &amp; Smith, R.G. 1995. Merril Physical Science<br />
Teacher. Wraparound Edition. New York: Glencoe McGraw-Hill.<br />
Tilaar, H. 1997. “Paradigma Baru Pendidikan Nasional”. Editor: Ali Saukah.<br />
Jurnal Ilmu Pendidikan, Jilid 7 Desember 1997. Jakarta: LPTK &amp; ISPI.<br />
Tuckman, B.W. 1978. Conducting Educational Research. Second Edition. New<br />
York: Harcourt Brace Jovanovich.<br />
Widada, W. 1999. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika SMU<br />
Yang Berorientasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw”. Tesis<br />
Magister. Pendidikan, PPs IKIP Surabaya.<br />
Woolfolk, A. 1993. Educational Psychology. Fifth Edition. Needham Height:<br />
Allyn and Bacon Publishers.<br />
Yusuf, 2003. “Kualitas Proses dan Hasil Belajar Biologi Pokok Bahasan Aksi<br />
Interaksi Melalui Pengajaran dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe<br />
Jigsaw pada Madrasah Aliyah Kelas I Ponpes Nurul Haramain Putri<br />
Narmada Lombok Barat NTB”. Makalah Komprehensif Magister<br />
Pendidikan, PPs Universitas Negeri Surabaya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-daftar-pustaka-skripsi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-pendidikan-pembelajaran-biologi/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-pendidikan-pembelajaran-biologi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Nov 2012 00:44:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Contoh]]></category>
		<category><![CDATA[contoh saran skripsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[B. Kualitas Hasil Belajar Siswa Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi 1. Hasil Belajar Produk Tes hasil belajar produk Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi digunakan untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran yang diukur dengan menilai ketuntasan siswa terhadap TPK produk. Ketuntasan siswa terhadap TPK produk akan ditinjau Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi 124 secara perorangan Skripsi Pendidikan Pembelajaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>B. Kualitas Hasil Belajar Siswa Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi<br />
1. Hasil Belajar Produk<br />
Tes hasil belajar produk Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi digunakan untuk mengetahui tingkat penguasaan<br />
siswa terhadap materi pelajaran yang diukur dengan menilai ketuntasan siswa<br />
terhadap TPK produk. Ketuntasan siswa terhadap TPK produk akan ditinjau Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi<br />
124<br />
secara perorangan Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi yang disebut sebagai ketuntasan individual, dan dilihat secara<br />
keseluruhan siswa yang mengikuti pelajaran dari RP-1 sampai RP-3 yang disebut<br />
sebagai ketuntasan klasikal Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi.<br />
Pembelajaran yang menerapkan perangkat dan model pembelajaran<br />
kooperatif tipe jigsaw pada pokok bahasan Aksi Interaksi oleh Guru Mitra Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi pada<br />
MA Ponpes Nurul Haramain Putri NW Narmada Lombok Barat, menyebabkan<br />
88.64% siswa telah tuntas belajarnya untuk tujuan produk, Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi karena persentase<br />
siswa yang telah tuntas belajarnya di atas standar ketuntasan yang ditetapkan<br />
dalam Kurikulum 1994, yaitu 85%. Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi Oleh karena itu, pembelajaran dengan<br />
menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada pokok bahasan<br />
Aksi Interaksi dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa, karena dapat<br />
menuntaskan TPK produk dalam pembelajaran.<br />
Terdapat tiga orang (11.36%) siswa yang tidak tuntas belajarnya untuk THB<br />
produk. Berdasarkan hasil wawancara dengan siswa yang tidak tuntas belajarnya<br />
tersebut, siswa menyatakan bahwa mereka terkecoh dengan butir pilihan, karena<br />
butir pilihan dianggap mirip atau hampir sama. Sebagian siswa menyatakan tidak<br />
ingat dengan pengertian istilah pada pembagian daerah atau komunitas pada<br />
ekosistem danau dan ekosistem air laut, seperti istilah profundal, limnetik, Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi dan<br />
bentik.<br />
2. Tes Hasil Belajar Proses<br />
Tes hasil belajar Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi proses dengan jumlah soal enam butir, semuanya adalah<br />
berbentuk uraian yang diberikan dua kali, yaitu pada ujiawal (U1) dan ujiakhir<br />
(U2), yang diikuti oleh 26 orang siswa. Hasil analisis membuktikan bahwa,<br />
125<br />
terdapat dua orang siswa yang tidak tuntas belajarnya untuk TPK proses, yaitu<br />
siswa dengan nomor urut 20 dan 22 (Tabel 4.18, halaman 110). Berdasarkan Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi<br />
wawancara dengan siswa yang bersangkutan, diperoleh keterangan bahwa siswa<br />
salah persepsi terhadap butir soal nomor 1, 3 dan butir soal nomor 5.<br />
Walaupun terdapat dua orang siswa yang Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi tidak tuntas belajarnya terhadap<br />
TPK proses, tetapi secara keseluruhan siswa telah tuntas belajarnya untuk TPK<br />
proses, karena 92.30 % siswa yang telah mengikuti KBM telah tuntas belajarnya.<br />
Dengan demikian, pembelajaran yang berorientasi pada model pembelajaran<br />
kooperatif tipe jigsaw pada pokok bahasan Aksi Interaksi dapat menuntaskan<br />
belajar siswa Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi.<br />
Dari kedua hasil belajar produk dan proses di atas, diperoleh gambaran<br />
bahwa TPK yang disusun oleh peneliti telah tuntas dikuasai oleh siswa, dan siswa<br />
tuntas belajarnya, Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi baik secara individual maupun secara klasikal. Ini berarti<br />
bahwa, pembelajaran dengan menerapkan perangkat pembelajaran dengan model<br />
pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada pokok bahasan Aksi Interaksi yang<br />
dikembangkan peneliti, mempunyai kualitas proses dan kualitas hasil belajar yang<br />
baik. Hasil tersebut sejalan dengan yang dikemukaan oleh Slavin (1994), bahwa<br />
pembelajaran kooperatif dapat memperbaiki prestasi akademik siswa dan<br />
membantu siswa memahami konsep-konsep Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi yang sulit.</p>
<p>Beberapa saran dari hasil penelitian yang telah dilakukan ini adalah.<br />
1. Untuk mencapai kualitas Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi proses belajar mengajar dan kualitas hasil belajar<br />
yang baik dalam pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe<br />
jigsaw diperlukan persiapan perangkat pembelajaran yang cukup memadai,<br />
misalnya Rencana Pembelajaran, Buku Siswa dan LKS yang harus dimiliki<br />
oleh setiap siswa, dan Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi instrumen penilaian baik untuk penilaian formatif (kuis)<br />
maupuan penilaian sumatif.<br />
2. Bagi pihak Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi lain yang ingin menerapkan perangkat pembelajaran yang telah<br />
dikembangkan oleh peneliti ini, sedapat mungkin terlebih dahulu dianalisis<br />
kembali untuk disesuaikan penerapannya, terutama dalam hal alokasi waktu,<br />
fasilitas pendukung termasuk media pembelajaran, dan karakteristik siswa<br />
yang ada pada sekolah tempat perangkat ini Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi akan diterapkan.<br />
3. Dalam mengembangkan perangkat pembelajaran, terutama buku siswa, LKS,<br />
dan THB hendaknya menggunakan bahasa atau istilah yang mudah dimengerti<br />
oleh siswa atau bahasa yang tidak menimbulkan penafsiran ganda oleh siswa,<br />
dan menyajikan contoh-contoh yang memadai yang sudah dikenali oleh siswa<br />
dari lingkungan Skripsi Pendidikan Pembelajaran Biologi hidupnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/skripsi-pendidikan-pembelajaran-biologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-skripsi-peternakan-sapi-potong/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-skripsi-peternakan-sapi-potong/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2012 04:41:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[3.    Kelompok Peternak Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong Kelompok ternak di Kecamatan Lubuk Alung berjumlah sembilan kelompok ternak  dalam kegiatannya satu kelompok bergerak dalam bentuk kerja atau kegiatan ; a.    Kegiatan atau usaha yang bersifat gotong royong b.    Memperbaiki saluran pengairan Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong c.    Menyelenggarakan demonstrasi bersama penyuluh d.    Mengusahakan perbaikan pemberantasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>3.    Kelompok Peternak Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong<br />
Kelompok ternak di Kecamatan Lubuk Alung berjumlah sembilan kelompok ternak  dalam kegiatannya satu kelompok bergerak dalam bentuk kerja atau kegiatan ;<br />
a.    Kegiatan atau usaha yang bersifat gotong royong<br />
b.    Memperbaiki saluran pengairan Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong<br />
c.    Menyelenggarakan demonstrasi bersama penyuluh<br />
d.    Mengusahakan perbaikan pemberantasan hama penyakit<br />
e.    Mengusahakan pengolahan dan pemasaran hasil secara bersama<br />
f.    Mengadakan acara diskusi atau pertemuan<br />
g.    Mengusahakan pembelian sarana produksi secara bersama. Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong<br />
Ini sesuai dengan pendapat Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong Samsudin (1982) Kelompok tani adalah kumpulan petani yang memiliki kepentingan yang sama dalam usaha tani, terhimpun atas dasar kesadaran dan kekeluargaan. Peranan kelompok tani yaitu sebagai media penyuluhan yang hidup dan wajar (dinamis), alat untuk mencapai perubahan sesuai dengan tujuan penyuluhan pertanian dan tempat penyatuan inspirasi yang murni dan sehat sesuai dengan keinginan pertanian sendiri Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong.<br />
Kelompok peternak di kecamatan Lubuk Alung sering mendapatkan penyuluhan dan bimbingan dari Dinas Peternakan melalui petugas lapangan (PPL), dimana setiap bulan sekali PPL Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong tersebut meninjau perkembangan usaha penggemukan sapi mereka dan memberikan penyuluhan kepada peternak tentang cara penerapan aspek teknis sapi potong seperti bibit, pakan, tatalaksanapemeliharaan, perkandangan, kesehatan, supaya peternak tersebut lebih memahami lagi tentang cara-cara pemeliharaan sapi potong sehingga nantinya bisa meningkatkan populasi ternak dan akhirnya Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong pendapatan peternak juga meningkat.<br />
4.    Pos Kesehatan Hewan (Keswan)<br />
Lembaga ini mambantu dan memberikan kontribusi seputar permasalahan teknis pemeliharaan ternak sapi potong dilapangan kepada para peternak. Poskeswan merupakan bagian dari dinas peternakan, bisa diakses oleh masyarakat Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.<br />
5.   Rumah Potong Hewan (RPH)<br />
Rumah Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong potong hewan mamiliki peranan yang sangat penting didalam proses pemotongan ternak. Rumah potong berfungsi sebagai tempat dilaksanakannya pemotongan hewan, tempat Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong dilaksanakannya pemeriksaan hewan sebelum dipotong (ante mortem), tempat untuk mendeteksi dan memonitor penyakit hewan yang ditemukan pada pemeriksaan ante mortem dan tempat melaksanakan seleksi dan pengendalian pemotongan hewan besar betina bertanduk yang masih produktif Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong.<br />
Hal ini sesuai dengan pemotongan hewan Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong yang dituntut oeh surat keputusan Mentri Pertanian Nomor : 413/Kpts/TN.310/1992, tentang Pemotongan hewan Potong dan Penanganan Daging serta hasil ikutanya. Menyatakan setiap hewan potong yang akan dipotong memenuhi Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong syarat :<br />
a.    Disertai surat pemilikan<br />
b.    Disertai bukti pembayaran retribusi<br />
c.    Memiliki surat izin potong<br />
d.    Dilakukan pemeriksaan ante-mortem oleh petugas 24 jam sebelum di potong<br />
e.    Diistirahatkan paling lama 24 jam sebelum disembelih<br />
f.    Penyembelihan dilakukan di rumah potong hewan<br />
g.    Pelaksanaan pemotongan dibawa pengawasan petugas<br />
h.    Tidak dalam keadaan bunting dan bibit ( Intruksi Bersama Mentri Dalam Negri Pertanian No 18 Tahun 1979 No 05/Ins/Um/3/1979, tentang pencegahan dan larangan pemotongan ternak sapi/kerbau betina bunting dan sapi kerbau bibit)<br />
i.    Penyembelihan dilakukan menurut tata cara agama islam<br />
Tapi Rumah Potong Hewan yang ada di Kecamatan Lubuk Alung tidak dimanfaatkan oleh masyarakat terutama masyarakat peternak sapi potong</p>
<p>A.    Kesimpulan<br />
Dari penelitian Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :<br />
1.    Berdasarkan SDA untuk ketersedian hijauan pakan ternak Sapi Potong di Kecamatan lubuk Alung memiliki ketersedian pakan sebesar -8 380.81 ST.  Khususnya Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong untuk sapi Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong potong kekurangan ketersediaan pakan sebanyak     -4 734.32 ST.<br />
2.    Potensi sumber daya manusia yang Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong tersedia untuk Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak Ruminansia berdasarkan Kepala Keluarga Petani (KPPTR KK) sebesar 43 046.25 ST.<br />
3.    Lembaga pendukung Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong untuk pengembangan usaha sapi potong di Kecamatan Lubuk Alung sudah sesuai dengan yang ditetapkan. oleh Dirjen Peternakan yaitu : Dinas Peternakan, Lembaga Keuangan dan Kelompok Peternak dan sudah memiliki Peran masing-masing dalam pengembangan usaha Contoh Skripsi Peternakan Sapi Potong peternakan.</p>
<p>B.    Saran<br />
1.    Perlu adanya peraturan pemerintah untuk melindungi lahan produktif untuk lahan hijauan disebabkan karena terjadinya penyusutan lahan produktif dengan beralih fungsi menjadi pemukiman dan industri.<br />
2.    Diharapkan pada KCD Dinas Peternakan khususnya untuk memperhatikan apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat peternak yang ada di Kecamatan Lubuk Alung, guna untuk mengetahui dalam dunia peternakan yang lebih baik dan lebih maju tentunya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-skripsi-peternakan-sapi-potong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Skripsi Ekonomi</title>
		<link>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-skripsi-ekonomi/</link>
		<comments>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-skripsi-ekonomi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Nov 2012 03:26:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahjurnalskripsi.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[Awal Contoh Skripsi Ekonomi munculnya investasi adalah ketika seorang individu memiliki pendapatan yang melebihi jumlah konsumsinya. Keadaan seperti ini akan mendorong individu tersebut untuk menyisihkan dan menyimpan kelebihan dananya itu untuk keperluannya di masa yang akan datang. Ada beberapa alternatif berkaitan dengan ke mana dana lebih itu dapat disisihkan dan disimpan Contoh Skripsi Ekonomi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal Contoh Skripsi Ekonomi munculnya investasi adalah ketika seorang individu memiliki pendapatan yang melebihi jumlah konsumsinya. Keadaan seperti ini akan mendorong individu tersebut untuk menyisihkan dan menyimpan kelebihan dananya itu untuk keperluannya di masa yang akan datang. Ada beberapa alternatif berkaitan dengan ke mana dana lebih itu dapat disisihkan dan disimpan Contoh Skripsi Ekonomi dan salah satu alternatifnya adalah dengan melakukan aktivitas investasi.<br />
Investasi Contoh Skripsi Ekonomiadalah merupakan sebuah komitmen akan penggunaan sejumlah dana atas satu atau beberapa aset yang akan dipegang selama beberapa waktu ke depan (Jones, 2004). Investasi juga adalah merupakan sebuah komitmen terhadap sejumlah dana dengan tujuan menghasilkan pendapatan di masa depan sebagai kompensasi kepada investor atas ketidakpastian akan pendapatan di masa yang akan datang dan tingkat inflasi yang diharapkan (Reilly and Brown, 2002). Kedua Contoh Skripsi Ekonomi pendapat di atas mengenai definisi dari investasi dapat membantu dalam menemukan alasan yang mendasari seseorang dalam melakukan aktivitas investasi. Investasi berarti menunda penggunaan terhadap sejumlah dana untuk dikonsumsi di masa yang akan datang (Jones, 2004). Kesediaan seorang individu dalam menunda penggunaan dananya berimbal hasil pada suatu bentuk manfaat yang bersifat finansial (return) dan nilai manfaat itulah yang mendasari suatu tindakan investasi Contoh Skripsi Ekonomi.<br />
Di sisi lain, investasi melahirkan satu atau beberapa bentuk resiko. Resiko yang Contoh Skripsi Ekonomi dimaksud dapat bersifat umum, yang melekat pada semua instrumen investasi yang ada (general risk), maupun bersifat khusus, yang mungkin berbeda-beda untuk masing-masing instrumen investasi (specific risk). Resiko ini datang akibat dari ketidakpastian akan kondisi di masa yang akan datang sehingga bisa jadi aset investasi yang tadinya menawarkan adanya return malah ternyata tidak memberikan manfaat apa-apa bahkan mungkin akan memberikan kerugian bagi investor yang memilikinya. Kondisi ini Contoh Skripsi Ekonomi menggambarkan bahwa return yang mungkin dapat dihasilkan melalui aktivitas investasi tidaklah bersifat pasti dan tidak datang dengan mudah. Para investor terlebih dahulu harus bersedia menanggung sejumlah resiko yang kemudian dapat berimbal hasil pada suatu bentuk return yang diinginkan.<br />
Dalam berinvestasi, seorang Contoh Skripsi Ekonomi investor akan dihadapkan pada pilihan mengenai instrumen investasi yang mana yang dapat memenuhi harapan mereka. Satu prinsip dasar yang berlaku dalam dunia investasi bisa dijadikan acuan bagi investor dalam membuat sebuah keputusan investasi. Prinsip yang dimaksud dikenal dengan risk-return trade-off. Prinsip Contoh Skripsi Ekonomi ini menghubungkan return dengan resiko. Menurut prinsip risk-return trade-off ada dua hal yang menyertai setiap instrumen investasi yaitu resiko (risk) dan tingkat pengembalian (return). Prinsip ini menyatakan bahwa resiko yang lebih harus diikuti dengan tingkat pengembalian yang lebih pula dan dalam mengambil sebuah keputusan investasi, dua hal ini harus berjalan seiring dan tidak bisa dipisahkan (Jones, 2004). Untuk itu pemahaman yang lengkap mengenai return dan resiko sangatlah perlu bagi investor sehingga keputusan investasi yang diambil oleh mereka bisa menjadi efektif Contoh Skripsi Ekonomi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahjurnalskripsi.com/contoh-tentang-judul/contoh-skripsi-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (enhanced)
Database Caching using disk
Object Caching 576/738 objects using disk

Served from: makalahjurnalskripsi.com @ 2013-05-24 07:54:03 -->