Archive for the ‘Penelitian’ Category
Skripsi Ilmu Tanah Pertanian
Hasil analisis contoh tanah menunjukkan kadar N-total (%) Skripsi Ilmu Tanah Pertanian termasuk dalam kriteria tinggi hingga sangat tinggi. Sumber Nitrogen yang utama adalah bahan organi, Nitrogen dalam tanah berasal dari bahan organik tanah (Hardjowigeno, 1995). Dari hasil analisis yang diperoleh terlihat bahwa kandungan N-total pada tanah lapisan atas lebih tinggi dari tanah lapisan bawahnya. Lebih rendahnya kandungan N-total pada lapisan bawah gambut dikarenakan keadaan yang Skripsi Ilmu Tanah Pertanian selalu jenuh air.
No. Sampel
Tanah Gambut Kedalaman
(cm) Na
(me/100 g) Ec
(mhos)
1.
1
0 – 100
300 – 400 0,44
0,33 0,810
1,090
2.
4
0 – 100
200 – 300 0,33
0.44 0,890
1,710
3.
6
0 – 100
400 – 500 0,33
0,55 1,350
1,260
4. 9 0 – 100
400 – 500 0,44
0,55 1,140
1.410
Na, Kadar Na berkisar antara Skripsi Ilmu Tanah Pertanian kriteria rendah sampai sedang.
Ec, Berdasarkan hasil analisis contoh tanah lokasi penelitian termasuk dalam topologi salin ringan (<1) hingga sedang (1-4)
Na, Kadar Na berkisar antara kriteria rendah sampai sedang. Ec, Skripsi Ilmu Tanah Pertanian Berdasarkan hasil analisis contoh tanah lokasi penelitian termasuk dalam topologi salin ringan (<1) hingga sedang (1-4).
Pirit, pada lokasi penelitian reaksi tanah terhadap peroksida sangat cepat ini menunjukkan kadar pirit yang tergolong tinggi (potensi sulfat) terdapat pada lapisan tanah mineral di bawah gambut. Skripsi Ilmu Tanah Pertanian Tanah mineral di bawah gambut memiliki tekstur liat dengan warna 5G 6/2.
No. Sampel
Tanah Gambut Kedalaman
(cm) C-Organik
(%) BO
(%)
1.
1
0 – 100
300 – 400 35,59
31,48 61,35716
54,27152
2.
4
0 – 100
200 – 300 27,96
26,12 48,20304
45,03088
3.
6
0 – 100
400 – 500 32,75
32,01 56,461
55,18524
4. 9 0 – 100
400 – 500 36,06
30,91 62,16744
53,28884
No. Sampel
Tanah Gambut Kedalaman
(cm) Kadar Abu
(%) BO
(%)
1.
1
0 – 100
300 – 400 5,86
5,43 61,357
54,272
2.
4
0 – 100
200 – 300 7,59
5,39 48,203
45,031
3.
6
0 – 100
400 – 500 5,51
5,72 56,461
55,185
4. 9 0 – 100
400 – 500 6,22
4,09 62,167
53,289
Abu (%), Dari data analisis tanah, terlihat bahwa Skripsi Ilmu Tanah Pertaniankadar abu tergolong rendah. Hal ini menunjukkan tanah gambut pada lokasi penelitian tergolong gambut dalam dengan tingkat pelapukan yang belum lanjut. Kadar abu gambut yang belum terganggu tergolong rendah, peningkatan intensitas pertanian Skripsi Ilmu Tanah Pertanian dapat meningkatkan kadar abu seiring dengan meningkatnya mineralisasi tanah, (Noor, 2001).
No. Sampel
Tanah Gambut Ketebalan Gambut
(cm) Genangan
(cm) Tingkat Kematangan Warna tanah
1.
1 400 -15 Hemik
Fibik 10YR 3/1
10YR 3/2
2.
2 300 -20 Hemik
Fibik 10YR 3/1
10YR 3/2
3.
3 150 0 Hemik
Hemik 10YR 3/1
10YR 3/2
4. 4 300 -30 Hemik
Hemik 10YR 2/1
10YR 3/1
5. 5 500 - 50 Hemik
Fibik 10YR 3/1
10YR 3/2
6. 6 >500 -50 Hemik
Hemik 10YR 3/1
10YR 3/2
7. 7 >500 -50 Hemik
Fibik 10YR 3/1
10YR 3/2
8. 8 >500 -10 Hemik
Fibik 10YR 3/1
10YR 3/2
9. 9 >500 -5 Hemik
Fibrik 10YR 2/1
10YR 3/3
10. 10 >500 -5 Hemik
Hemik 10YR 3/1
10YR 3/2
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ketebalan gambut pada lokasi penelitian berkisar dari gambut tengahan hingga sangat dalam. Gambut terdalam pada titik pengamatan 6,7,8,9, dan 10 (lebih dari 5 m). Gambut tengahan terdapat pada titik pengamatan 3, gambut dalam terdapat pada titik pengamatan 2 dan 4, dan gambut sangat dalam berada pada titik pengamatan 1,5,6,7,8,9, dan 10. Skripsi Ilmu Tanah Pertanian
Rawa, lokasi penelitian termasuk Skripsi Ilmu Tanah Pertanian lahan rawa lebak tengahan. Tinggi genangan dapat mencapai lebih dari 100cm pada saan nusim hujan. Nanun pada saat pengamatan dilakukan permukaan air tanah di bawah permukaan gambut, hal ini dikarenakan musim kemarau.
Warna, warna gambut lapisan atas lebih gelap dari lapisan bawahnya hal ini dikarenakan bagian atas gambut lebih terdekomposisi, dan sebagian lokasi pengamatan telah terbakar. Skripsi Ilmu Tanah Pertanian
Kriteria Penilaian Sifat Kimia Tanah
Sifat tanah SR R S T ST
C-organik (%)
N-total (%)
Nisbah C/N
P2O5-Bray (µg g-1)
KTK (cmol (+) kg-1)
K-dd (cmol (+) kg-1)
Na-dd (cmol (+) kg-1)
Mg-dd (cmol (+) kg-1)
Ca-dd (cmol (+) kg-1)
Kejenuhan basa (%)
Kejenuhan Al (%) <1,00
<0,1
<5
<10
<5
<0,1
<0,1
<0,4
<2
<20
<5 1,00-2,00
0,1-0,2
5-10
10-15
5-16
0,1-0,3
0,1-0,3
0,4-1,0
2-5
20-35
5-50 2,01-3,00
0,21-0,50
11-15
16-25
17-24
0,4-0,5
0,4-0,7
1,1-2,0
6-10
36-50
21-30 3,01-5,00
0,51-0,75
16-25
26-35
25-40
0,6-1,0
0,8-1,0
2,1-8,0
11-20
51-70
31-60 >5,00
>0,75
>25
>35
>40
>1,00
>1,00
>8,00
>20
>70
>60
pH – H2O SM M AM N AB B
<4,5 4,5-5,5 5,6-6,5 6,6-7,5 7,6-8,5 >8,5
Keterangan : SM = Sangat Masam M = Masam
AM = Agak Masam N = Netral
AB = Agak Basa B = Basa
SR = Sangat Rendah R = Rendah
ST = Sangat Tinggi S = Sedang
T = Tinggi
Sumber : Skripsi Ilmu Tanah Pertanian Pusat Penelitian Tanah, 1983.
Jurnal Penelitian
Klik untuk download contoh jurnal penelitian ==>
contoh-jurnal-penelitian-grouper-fish
contoh-jurnal-penelitian-perikanan
Related searches: